This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Monday, 28 March 2011

Kala Hitam di Bulan Maret

UKM Karate Kala Hitam kembali mengukir prestasi di arena pertandingan Pekan Olahraga Mahasiswa (POMDA) Daerah Istimewa Yogyakarta cabang olahraga karate, yang diselenggarakan 26-27 Maret 2011 lalu di gedung Multi Purpose Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta. Enam orang mahasiswa turun di pertandingan tersebut sebagai kontingen dari UII. antara lain: Rahmatullah (10.311.473), Sanjaya Ancas Mahardika (10.311.213), Mahfud Asyari (05.311.507), Bram Bagus Saputra (09.312.057) yang menyabet gelar juara tiga di kelas -84 kilogram, Johan Putranto Nugroho (09.312.204) yang berhasil mendapatkan juara dua di kelas -84 kilogram, serta Bhayu Andreawan (09.312.200) yang juga meraih juara dua di kelas +84 kilogram.
Pelatih tim Kala Hitam, Kanco Hersuwan Bangun menceritakan bahwa persiapan yang dilakukan oleh timnya hanya berlangsung selama satu minggu. Diturunkannya mereka di pertandingan ini juga bertujuan untuk melatih mental kawan-kawan Kala Hitam agar lebih berani dan percaya diri.

Friday, 25 March 2011

rekam jejak PEMILWA di Tanah FE UII







(maaf, foto orasi bakal calon DPM FE UII ini hanya diambil saat kira-kira pukul 11.15 WIB)

Friday, 14 January 2011

Tentang Frau


Siapa yang tidak tahu Frau? terutama bagi kalangan penikmat musik indie Jogja, ya? Penyanyi yang saat ini masih tercatat sebagai mahasiswa S1 jurusan Antropologi Ugm. Sentuhan piano dan vokal yang menderu masuk mendalam mejadikan inti dari musik Frau, dalam masa kontemplasi perubahan budaya saat ini., hal itu yang menjadikan musiknya berbeda dengan yang lain. Ketenangannya disaat membawa sebuah lagu, membuatnya ia fokus pada bait-perbait syair lagu yang dinyanyikannya pada setiap tempat yang ia nyanyikan.

Berawal dari sebuah hobi yang kemudian masuk menjadi sebuah kesukaan, membuahkan kesuksesan, tepatnya disaat ia menciptakan 4 karya mini lagu yang ia beri judul Starlit Crausel pada album mininya yang berlanjut ia posting di jejaring media musik myspace. Beranjak dari banyaknya para penikmat musikyang mendownloa, yang akhirnya digandeng oleh label rekaman Cakrawala records.

Kita temukan lagu-lagu ciptaannya (Intensity Intimately, Glow, Rat and Cat, I'm a Sir, Salahku- Sahabatku, Sepasang Kekasih yang Pertama Bercinta Di Luar Angkasa, Mesin Penenun Hujan) yang mengisahkan problematika yang dihadapi pergolakan masa-masa transisi penemuan diri. Seperti yang ada pada albumnya yang direkam ulang Cakrawala records. 

Dalam Tempo hal 63, edisi 3-9 Januari 2011 dikatakan Frau: lagu-lagu di album ini pada intinya merupakan respon perempuan muda atas bermacam hal dalam hidupnya: sahabat, keluarga, identitas, dan cinta pada umumnya.
Sehingga tidak heran pada edisi Tempo tersebut mencatat, sebagai tokoh seni tempo 2010 sejajar dengan Fitri Setyaning (koreografer), Hanung brahmantyo (pembuat film), Krisna Murti (seniman video), dan Hanna Fransisca (penyair) di catatan tempo.
Diusia yang masih terbilang belia, 20 tahun Frau dapat mengekspresikan karyanya dengan sentuhan yang khas dan menarik kepada mereka penggemar musik. Terutama disaat banyaknya para musisi yang hanya mengandalkan sebuah bentuk karya yang indah dan laku terjual, tanpa memahami adanya esensi dari penikmatan musik itu sendiri (arie heraldin)

Thursday, 23 December 2010

Sportivitas

Gool…!sorak sorai dimana-mana. Masyarakat seolah terhipnotis oleh penampilan Tim Nasional Indonesia yang mulai merangkak menuju perbaikan. Obrolan ringan tentang sepakbola Indonesia seperti tidak ada henti-hentinya. Respon pun bermunculan dari segala penjuru negri. Mulai dari tukang sapu, pedagang kaki lima, sampai dengan politisi pun terkena imbas euphoria masuknya Timnas Indonesia menuju Final AFF Suzuki Cup.
Benar adanya karier persepakbolaan Timnas Indonesia sedang merangkak naik. Kemenangan beruntun yang diraih oleh pejuang garuda memang patut diacungi jempol. Semua ingin turut berpartisipasi untuk mendukung karier Timnas Indonesia. Mendatangi lapangan tempat timnas berlatih dilakukan bagi sekawanan warga yang ingin melihat dan mendukung timnas Indonesia. Lagu kebangsaan baru “Garuda Di Dadaku” hinggap hampir di seluruh penjuru negeri. Politisi pun tidak mau ketinggalan, jamuan-jamuan dilakukan untuk “menyemangati” punggawa-punggawa yang akan berlaga. Pertanyaannya, kemana dukungan-dukungan tersebut ketika Timnas kita kalah dan belum mampu berbuat banyak?
Beragam intepretasi muncul ketika sikap Abu Rizal Bakri memberikan jamuan di kediamannya beberapa waktu yang lalu. Langkah menyambut kesuksesan Timnas sepakbola Indonesia dianggap sebagai langkah politik. Terlebih , lelaki yang akrab dikenal dengan Ical ini sedang didorong penuh oleh Golkar maju ke kancah pemilihan presiden 2014 mendatang. Apakah momen ini dijadikan pencitraan Ical guna meriah kursi RI 1?
Menurut sebuah sumber (detik.com) , Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso membantah adanya niat politik Ical dalam perjamuan dengan Timnas, Senin (20/12/2010) kemarin. Menurutnya wajar ketika sebagian kalangan berpendapat demikian. Melalui sumber yang sama, ketua DPD Iman Gusman mengatakan bahwa PSSI tidak boleh dijadikan alat politik praktis.
Sepak bola hakikatnya sangat menjunjung nilai-nilai sportivitas. Menang dengan cara terhormat adalah suatu kebanggaan. Benar adanya sampai saat ini perhelatan sepakbola Indonesia masih terjadi kecurangan. Apakah ini salah? Tidak, ketika kita melihat para pemimpin bangsa kerap bahkan sering melakukan tindakan unfair dalam menjalankan roda pemerintahan. Wajar ketika banyak kalangan yang berpandangan skeptis ketika Ical memberikan jamuan kepada Timnas Indonesia yang baru lolos ke Final.
Para politisi dari partai lain pun seperti burung yang saling sahutan melihat sikap ketua partai Golkar tersebut. Pandangan miring dari partai lainnya tak ubahnya seperti macan yang berebut mangsa. Adakah apresiasi yang sepadan ketika timnas Indonesia mengalami masa keterpurukan?. Adakah bonus bonus yang diberikan kepada para pejuang garuda yang sudah berjuang maksimal walaupun belum menuai hasil memuaskan?. Dan masihkah ada perhatian selepas perhelatan ini usai? Kita lihat saja (OL)

Sunday, 19 December 2010

Lereng Merapi, Lokasi Wisata Erupsi

(Yogyakarta, 19 Desember 2010) Sekitar pukul 08.30 WIB pagi tadi terjadi kemacetan sepanjang kurang lebih tiga kilometer di Dusun Gondang, Kaliadem, Yogyakarta. Kemacetan ini disebabkan tingginya antusiasme warga yang ingin menyaksikan kondisi lereng Merapi pasca erupsi beberapa waktu lalu. Selain itu, mereka dikenakan biaya retribusi sebesar lima ribu rupiah per orang. Tingginya jumlah pengunjung ini dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk mencari penghasilan melalui pungutan biaya parkir, menjadi pedagang kaki lima, dan tour guide (OL)

Friday, 17 December 2010

JADI PEMAIN BUKAN PENONTON !



(Sleman, 16 Desember 2010) Jalan itu cukup terjal, tampak pohon yang sudah mengering di sepanjang jalan. Di kanan dan kiri bahu jalan berjajar rumah yang masih penuh tertutup pasir, semakin kami melanjutkan perjalanan menuju lokasi tujuan, semakin banyak rumah yang hancur bahkan rata dengan tanah. Inilah sisa-sisa bencana Gunung Merapi yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Sekitar empat

Wednesday, 15 December 2010

Potret Pendidikan FE UII

Belakangan di sekitar saya memang kerap diperbincangkan tentang sistem pendidikan di fakultas ekonomi Univesitas Islam Indonesia. Kacamata yang digunakan jelas tidak hanya dari segi mahasiswa, melainkan juga dari perspektif lain seperti, pendidik yang tidak lain adalah dosen dan juga entitas-entitas lain yang ada di fakultas ekonomi. Mau dibawa kemana pendidikan yang ada di fakultas ekonomi UII ini? Ini menjadi pertanyaan besar untuk kita semua. Beberapa masalah sangat umum kita dengar di sekitar kita, seperti masalah keterlambatan, instrumen pendukung. Jika kita memecah satu